ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PRODUK FAST FOOD MELALUI MEDIA SOSIAL MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
(Studi Kasus Kedai Kaum Ngemil Di Desa Teluk Dalem Kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur)
Abstract
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PRODUK FAST FOOD
MELALUI MEDIA SOSIAL
MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
(Studi Kasus Kedai Kaum Ngemil Di Desa Teluk Dalem
Kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur)
Oleh:
Diah Prayogi
Diahprayogi1992@gmail.com
Dwi Lia Rahmawati
rahmawatidwilia8@gmail.com
Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Darul Qur’an Minak Selebah
Program Studi Ekonomi Syariah
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran Kedai Kaum Ngemil melalui media sosial dan kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pemilik kedai dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Kedai Kaum Ngemil melalui media sosial sangat efektif dalam meningkatkan penjualan dan kepuasan pelanggan dengan menawarkan produk yang berkualitas, bervariasi, dan harga yang kompetitif. Strategi pemasaran ini dilakukan dengan memanfaatkan platform media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, dan TikTok untuk memasarkan produk dan meningkatkan kesadaran merek.
Meski demikian, strategi pemasaran melalui media sosial masih mengahadapi beberapa kendala, seperti gangguan jaringan dan cuaca yang mempengaruhi proses jual beli online. Oleh karena itu, Kedai Kaum Ngemil perlu meningkatkan penggunaan fitur-fitur pada akun Instagram dan TikTok untuk meningkatkan kesadaran dan penjualan produk, serta mengatasi kendala-kendala yang ada dalam penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran.
Dalam menerapkan pemasaran produk melalui media sosial, Kedai Kaum Ngemil telah memenuhi standar prinsip ekonomi syariah dengan menyediakan produk yang halal, tidak mengandung riba atau bunga, tidak mengandung unsur gharar, transaksi yang transparan, dan saling ridho. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran Kedai Kaum Ngemil melalui media sosial sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.
Adapun rekomendasi untuk Kedai Kaum Ngemil agar dapat meningkatkan penggunaan fitur-fitur pada akun Instagram dan TikTok untuk meningkatkan kesadaran dan penjualan produk. Selain itu, Kedai Kaum Ngemil diharapkan mampu mengatasi kendala-kendala yang ada dalam penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran, serta terus mempertahankan kualitas produk dan strategi pemasaran yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam, sehingga dapat menjadi contoh bagi usaha lainnya dalam menjalankan bisnis yang halal dan baik.
Kata Kunci : Ekonomi Islam, Media Sosial, Strategi Pemasaran.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Diah Prayogi, DWI LIA RAHMAWATI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
