PENYIKAPAN ISLAM TERHADAP MUBADZIR DAN ISROF DALAM KONSUMSI STUDI TENTANG ETIKA PENGGUNAAN SUMBER DAYA ALAM

MUBADZIR DAN ISROF DALAM KONSUMSI

Authors

  • Ahmad Agus Fauzi

Keywords:

Ekonomi Islam, Mubadzir, Isrof, Etika Penggunaan Sumber Daya Alam

Abstract

PENYIKAPAN ISLAM TERHADAP MUBADZIR DAN ISROF DALAM KONSUMSI

STUDI TENTANG ETIKA PENGGUNAAN SUMBER DAYA ALAM

Oleh:

Ahmad Agus Fauzi

aaf08101999@gmail.com

Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Metro

 

ABSTRAK

Konsep mubadzir dan isrof dalam Islam berkaitan dengan pemborosan dan konsumsi berlebihan yang bertentangan dengan prinsip moderasi yang diajarkan dalam ajaran agama. Mubadzir, yang berasal dari kata "badhara," berarti menghamburkan atau menyia-nyiakan sumber daya tanpa manfaat yang jelas, sedangkan isrof merujuk pada tindakan berlebihan meski tidak sampai pada pemborosan mutlak. Islam mengajarkan pentingnya keseimbangan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam konsumsi, dengan prinsip moderasi (i'tidal) yang menghindari pemborosan dan mendorong penggunaan sumber daya secara bijaksana. Tindakan mubadzir dan isrof dapat menyebabkan dampak negatif pada tingkat ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pemborosan ekonomi dapat memperburuk ketimpangan sosial, sedangkan dampak lingkungan dari konsumsi berlebihan dapat merusak bumi, yang merupakan amanah yang harus dijaga. Solusi Islam untuk mengatasi mubadzir dan isrof meliputi peningkatan kesadaran melalui pendidikan, penerapan prinsip moderasi dalam kehidupan sehari-hari, dan penguatan kebijakan publik berbasis keberlanjutan. Dengan demikian, ajaran Islam mengarahkan umat untuk mengelola sumber daya alam secara efisien dan bertanggung jawab, demi tercapainya kesejahteraan pribadi, sosial, dan lingkungan.

 

Jurnal Riset Ekonomi Islam

Published

2024-12-20

How to Cite

Ahmad Agus Fauzi. (2024). PENYIKAPAN ISLAM TERHADAP MUBADZIR DAN ISROF DALAM KONSUMSI STUDI TENTANG ETIKA PENGGUNAAN SUMBER DAYA ALAM: MUBADZIR DAN ISROF DALAM KONSUMSI . Jurnal Riset Ekonomi Islam, 3(2), 33–40. Retrieved from https://journal.steidarulquran.ac.id/index.php/jrei/article/view/32

Issue

Section

Articles